Hari ini hari pertama haid, lagi agak kunang-kunang sampe keluar keringet dingin.
17:43
Mari kita lupakan rasa sakit ini dan mulai mengingat-ingat pelajaran luar biasa yang didapat hari ini. Tentang proses dan hasil.
Ketika kita akan makan kita akan menyiapkan makanan mulai dari ambil kunci motor, menikmati perjalanan ke pasar. Sesampainya di pasar menikmati proses belanja, melihat-lihat berbagai macam produk yang dijual di pasar, dan memilih sayuran, buah-buahan, dan lauk yang akan dibeli. Menyenangkan bukan? Kita menikmati perjalanan pulang, membawa banyak belanjaan. Sampai di rumah kita unboxing, kita pisah -pisah belanjaan, lalu menyimpannya di kulkas/rak belanjaan.
Setelah itu, memasak. Kita cuci bahan-bahan yang akan kita masak. Kita kupas, kita potong-potong, racik bumbu, dan mulai memasak. Sambil masak kita bisa dengerin musik, nyanyi-nyanyi -menikmati proses memasak. Hingga masakan pun matang. Kita bisa memenuhi kebutuhan makan dan kita foto hasil masakan kita dengan penuh rasa puas dan bahagia. Itulah hasil.
Apa si yang hendak disampaikan?
Itulah proses. Prosesnya panjang dan kita bisa bahagia menikmatinya. Hasilnya, setelah difoto lalu dimakan, seketika habis. Lewat sebentar di mulut kita, lalu masuk tenggorokan. Itulah hasil. kita kenyang, senang, puas.
Ketika kita memasak sendiri makanan kita, kita tahu persis proses pembuatannya. Berapa kali sayurnya dicuci? Berapa garamnya? Berapa airnya? sampai harga-harganya kita tahu. Kita tahu lelahnya menyiapkan makanan sehingga kita bisa menghargai Ibu kita yang selama ini menyiapkan makanan kita, para pedagang makanan jadi, ibu kantin di kantor dsb.
Dan kita tahu bahwa yang namanya proses itu tidak sebentar, proses itu butuh waktu. Dan saat berproses itulah kita harus bisa menikmati.
Karena hasil itu puncak, di puncak itu sesaat, sebentar berlalu. Tapi hasil itu ada karena kita mengusahakan sebuah proses. Jadi ketika masak kita menambahkan terlalu banyak garam maka hasilnya akan keasinan.
Lebih jauh mengenai proses 'memasak' ini, di jangka waktu tertentu kita akan mendapat 'hasil" yaitu hemat pengeluaran. Berapa rupiah yang dihemat dengan memasak? Sehingga kita bisa alokasikan untuk memenuhi kebutuhan yang lain. Itu lah hasil.
Hasil itu ada karena ada yang memprosesnya!
Tentu saja cerita tentang memasak di atas hanyalah salah satu ilustrasi. Tidak hanya tentang memasak. Dalam hidup ini kita semua sedang berproses. Proses itu panjang, suka maupun tidak suka kita harus menikmatinya, karena disitulah nikmatnya. Jadi kalau hidup kita saat ini 'keasinan', mungkin karena kita terlalu banyak menabur garam. Hasil ada karena proses. Jangan jadi salah satu dari orang-orang yang egois, hanya mau tahu hasilnya saja, apalagi tidak mau
berproses tapi menuntut hasil yang bagus.
Selamat berproses!
*Tentu saja ini pesan untuk diriku sendiri, -yg kutulis sambil menahan sakit karena hari pertama haid-, tapi aku bagikan, semoga bisa diambil hikmahnya.
Sabtu, 30 Mei 2020 18:25 di Parepare
Tidak ada komentar:
Posting Komentar